Cara Menjadi Dropshipper, Syarat dan Cara Mendapatkan Stock Barang

  • 3 min read
  • Nov 28, 2021
Cara Menjadi Dropshipper

Cara Menjadi Dropshipper – Dropship adalah metode marketing, yaitu berjualan tanpa memiliki stock barang. Penjual hanya bertugas untuk memposting barang melalui toko onliennya, kemudian pesanan akan di teruskan ke supplier/distributor/produsen yang memiliki barang.

Dropship merupakan salah satu bisnis online tanpa modal yang paling digemari orang-orang baik dari kalangan milenial hingga gen Z. Pasalnya, Anda dapat berjualan di toko online atau website tanpa memiliki barang atau produk yang harus di stock.

Nah, barang-barang yang akan Anda jual itu adalah milik orang lain. Jadi, tugas Anda hanya menjualkan saja dan begitu menerima pesanan Anda akan meneruskan detail pesanan tersebut ke pemilik barang atau supplier.

Apa Itu Dropshipper ?

Setelah Anda mengetahui pengeritan bisnis online dropship maka perlu Anda ketahui, pelaku bisnis dropship adalah Dropshipper.

Dropshipper yang berperan sebagai pihak kedua yang akan menjualkan barang atau produk milik orang lain. Setiap kali ada orderan, Anda cukup berikan detail pesanan tersebut ke supplier si pemilik barang, kemudian supplier akan segera mengemas atau melakukan packing terhadap produk yang di pesan tersebut lalu mengirimnya atas nama Anda sebagai penjual (Dropshipper).

Setelah Anda mengetahui mengenai sistem dropship dan pelaku bisnisnya dropshipper, simak berikut ini cara menjadi dropshipper.

Cara dan Syarat Menjadi Dropshipper

1. Memiliki Pengalaman Bidang Penjualan

Setidaknya untuk menjadi seorang dropshipper Anda harus memiliki pengalaman berjualan apapun itu baik secara langsung maupun secara daring. Pasalnya, saat Anda telah membuat perjanjian sebagai dropshipper sebuah produk Anda harus dapat membuat produk tersebut laku bagaimana cara marketing Anda.

Pengalaman berjualan akan membuat Anda lebih mudah berjualan dan dapat di meyakinkan supplier untuk mempercayakan penjualan produk tersebut kepada Anda.

2. Memiliki Kemampuan Editing Gambar

Salah satu kunci agar produk cepat laris yaitu dengan mempunyai bakat untuk edit-edit gambar produk. Pasalnya gambar produk akan menjadi pendukung display produk di tempat Anda berjualan.

Walau biasanya Anda akan mendapatkan gambar-gambar produk dari supplier, tapi gambar yang akan di berikan masih dalam bentuk asli. Dengan kemampuan editing Anda dapat mengedit gambar produk agar terlihat lebih menarik di toko online.

3. Memiliki Merek Atau Profil Bisnis

Walaupun Anda hanya berperan sebagai penjual saja bukan pemilik barang, tapi alangkah baiknya Anda membuat merek bisnis sendiri untuk mewakilkan peran Anda sebagai dropshipper.

Merek ini dapat menjadi brand dropshipper Anda, kemudian setiap kali packing produk dan pengirimannya, produk tersebut akan di kirim berdasarkan merek bisnis Anda.

4. Memiliki Etalase Online

Untuk menjadi dropshipper dalam bisnis dropship, hal yang wajib Anda miliki adalah etalase online yang dapat berupa toko online di e-commerce, marketplace media sosial, dan juga website toko online.

Jika tidak dapat membuat website Anda bisa menggunakan alternatif toko online yang sudah ada seperti Tokopedia, Shopee, Lazada, dan lain-lain. Selain itu, Anda juga dapat menggunakan sosial media yang memiliki banyak followers untuk berjualan.

Itulah beberapa syarat yang harus Anda miliki sebelum menjadi dropshipper, Langkah selanjutnya Anda dapat memulai mencari barang yang dapat Anda jual dengan cara menghubungi pemilik barang (supplier).

Lalu bagaimana cara mendapatkan stock barang yang bisa di jual ? berikut ini caranya.

Cara Mendapatkan Stock Barang Untuk Dropship

  • Mencari Supplier Barang, Langkah yang harus di lakukan agar mendapatkan barang yang bisa di Dropship adalah mencari supplier barang yang dapat Anda temukan di e-commerce, sosial media, website, ataupun toko fisik secara langsung.
  • Menghubungi Supplier, Untuk bisa mendapatkan informasi apakah barang supplier bisa di dropship maka Anda perlu menghubunginya misalnya dengan chat toko online di e-commerce dengan mengatakan “Apakah Produk Ini Boleh atau Bisa Saya Dropship ?” kemudian Anda dapat menjalin perjanjian sederhana.
  • Menjalin Kerjasama, Supaya di perbolehkan mendropship barang Anda harus menjalin Kerjasama dengan supplier dengan menyebutkan merek bisnis Anda kemudian keahlian Anda dalam menjual produk.
  • Menentukan Harga Penjualan, Harga penjualan harus Anda tanyakan kepada supplier agar jelas dan Anda dapat menentukan harga Anda sendiri selanjutnya untuk menjual barang tersebut.

Umumnya untuk mendapatkan stock barang adalah peran Anda dengan cara menghubungi pemilik sebuah produk, cara mudahnya juga cukup dengan melakukan chat dengan supplier kemudian bertanya apakah produk dapat di dropship.

Dropshipper sebenarnya adalah peran yang sangat banyak di cari oleh para pemilik sebuah bisnis dan produk-produk, karena peran dropshipper sendiri dapat membantu bisnis ataupun UMKM berkembang dengan cara mendapatkan trafik penjualan yang lebih cepat dan strategis. Seperti itulah cara menjadi dropshipper, sangat mudah dan cukup ketahui apa saja syarat yang perlu dimiliki seorang dropshipper.

Post Terkait :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *